REDAKSI:ADMIN
IB,/ISTANABHAYANGKARA -INFO
Sofyan AS ST, Selaku Aktivis LSM di LPAB Provinsi Lampung. Sangat menyayangkan adanya Pemangkasan Dana Desa yang Sangat Signifikan Sebesar 70% yang di Pruntukkan untuk Progrham KDMP,
Secara keseluruhan Progrham semua pasti Baik termasuk KDMP Semua untuk Kesejahtraan Masyarakat akan tetapi yang sangat kami sayangkan adalah sumber dana yang dipruntuk,kan pada progrham tersebut, Mengingat Dana Desa setiap tahunnya sudah jelas kepruntukannya,
Seluruh Kegiatan bersentuhan langsung dengan Masyarakat dan Guna kesejahtraan masyarakat Contoh, Pelayanan Publik Pengadaan ATK, Listrik, rapat Koordinasi, Pembuatan KK, KTP, Surat pengantar dan lainnya, Pembangunan jalan Usaha tani, Kegiatan Mendesak, Penanggulangan Bencana, Pembayaran Insentif/Gajih dan Tunjangan aparatur Desa,

Kegiatan Padat Karya desa Yang selama ini Menyerap tenaga kerja lokal, sehingga mengurangi pengangguran, selanjutnya Pemeliharaan fasilitas umum Seperti Perbaikan jalan desa, Gorong-gorong, Saluran irigasi tersier persawahan dan ketahanan Pangan. Sedangkan pada tahun 2026 dengan adanya Kebijakan / Progrham KDMP sumber Dana Desa dengan jumlah yang sangat signifikan, Maka strategi tersebut menurut masyarakat secara umumnya hal tersebut kurang masuk akal terang Sofyan.
Bukan Fokus pada Fungsi, dan Manfaat serta Kesejahteraan warga masyarakat, akan tetapi lebih kepada Pemborosan Keuangan negara, mengingat di beberapa provinsi yang telah diresmikan termasuk KDMP Percontohan yang ada dijawa tengah dan Jakarta secara keseluruhan tutup dan mengalami kendala, Dengan adanya hal tersebut besar kemungkinan dapat menyulitkan Pemerintah Desa secara menyeluruh,
Contoh misalkan, Jika gaji tidak layak atau terlambat, Maka semangat kerja akan hilang dan pelayanan administrasi kepada warga masyarakat akan lumpuh. Pemerintah desa tidak bisa berjalan tanpa sumber daya manusia yang terjamin kesejah teraan nya, Sedangkan ketika hal diatas tidak sesuai tentu akan menjadi Beban moral serta tekanan terhadap Kepala Desa dari contoh diatas semoga dapat dijadikan pertimbangan para pihak yang kompeten sehingga tidak akan menimbul dua perbedaan Pendapat, ucap Sofyan.
Harapan masyarakat melalui kami sebagai penyampai aspirasi sangat berharap Kepada Pemerintah yang terkait Bapak Presiden RI, Gubernur, dan Bupati Serta wakil Rakyat dari TK 1, 2 dan DPR RI Dapat Mendengarkan Harapan Rakyat melalui kami di lapangan sehingga dapat Mengevaluasi kembali Program tersebut Guna kepentingan Rakyat, secara umum, dan tidak menimbulkan Beban moral serta tekanan terhadap pemerintah desa (Kepala Desa)
(Aldi/Red)
