IB,/ISTANA BHAYANGKARA -INFO.
Lampung Tengah– Suasana Kantor Kampung Gedung Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah pagi ini terlihat ramai namun tetap tertib. Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai memadati area balai kampung untuk mengambil jatah bantuan beras dari Bulog. Penyaluran bantuan pangan ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari 25/07/25.
Kegiatan penyaluran dibuka langsung oleh Bapak Yantoni, Kepala Kampung Gedung Sari. Dalam sambutannya, memberikan sedikit arahan dan imbauan kepada para KPM. dirinya menekankan pentingnya bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.
“Bantuan beras ini adalah wujud kepedulian pemerintah untuk kita semua,Semoga beras ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan agar proses penyaluran berjalan lancar dan tertib, serta mengapresiasi kehadiran para KPM yang telah disiplin mengikuti antrean.
Sebanyak 368 KPM di Kampung Gedung Sari menjadi sasaran penerima bantuan beras kali ini. Uniknya, penyaluran kali ini dirapel langsung untuk dua bulan sekaligus. Ini berarti setiap KPM tidak hanya menerima satu karung beras, melainkan dua karung. Masing-masing karung berisi 10 kilogram beras, sehingga total beras yang diterima oleh setiap KPM mencapai 20 kilogram. Keputusan untuk merapel penyaluran dua bulan ini diambil untuk efisiensi dan memastikan bantuan segera sampai ke tangan masyarakat tanpa harus menunggu jadwal penyaluran bulan berikutnya.
Persiapan untuk penyaluran ini sudah dilakukan sejak sehari sebelumnya. Pada hari Kamis, sebanyak 736 karung beras (jumlah total 368 KPM x 2 karung) telah diturunkan dari truk pengangkut di halaman Balai Kampung. Proses penurunan dan penataan karung-karung beras ini berlangsung di bawah pengawasan ketat. Semua Aparatur Kampung, Bhabin Kantibmas, Bhabinsa di kampung gedung sari turut hadir dan mengawasi langsung proses bongkar muat untuk memastikan tidak ada kesalahan atau kekurangan dalam jumlah beras yang diturunkan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen aparat desa dalam menjamin kelancaran dan akuntabilitas penyaluran bantuan ini.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa acara penyaluran berlangsung dengan sangat lancar dan tertib. Para KPM terlihat antusias namun tetap disiplin dalam mengantre. Petugas Atau aparatur Kampung dibantu oleh aparat keamanan setempat juga sigap dalam mengatur alur pengambilan beras, sehingga tidak terjadi penumpukan massa. Setiap KPM yang datang membawa undangan dan kartu identitas untuk verifikasi data, memastikan bahwa bantuan tepat sasaran kepada mereka yang berhak.
Penyaluran bantuan beras Bulog ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat kampung gedung sari, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan ketahanan pangan keluarga dapat terjaga, serta stabilitas ekonomi masyarakat dapat terus meningkat. Keberhasilan penyaluran ini juga menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah pusat melalui Bulog, pemerintah daerah, dan pemerintah kampung dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara efektif. (Aldi/Red)
