LEBIH DARI 3 TAHUN ADD DAN DD KAMPUNG RAWA BETIK KEC. SEPUTIH SURABAYA JADI BANCAKAN KEPALA KAMPUNG, KETUA LPAB LAPOR BPK RI DAN KEJATI

Redaksi:

IB,/ISTANA BHAYANGKARA -INFO

Gunung Sugih Lampung Tengah-Penggunaan Dana Desa serta Alokasi Dana Desa di kampung rawa betik kecamatan seputih surabaya kabupaten lampung tengah menjadi perhatian khusus oleh aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Penggerak Anak Bangsa LSM-LPAB Sofyan As ST

Ketua LPAB lampung tengah Sofyan saat di jumpai di halaman BPK RI Bandar lampung pada jumat 07-11-2025 Jam 09.10 Wib saat di pertanyakan awak media Sofyan mengaku bahwa pihaknya akan menyampaikan Permohonan dan Laporan terhadap Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia BPK RI Perwakikan Lampung Atas Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa dan Dana Desa yang terhitung sejak tahun 2023 sampai dengan tahap 2 tahun 2025.

Maaf Kiranya akan di publikasikan supaya publik tau Maka dapat saya jelaskan secara detail tujuan saya dan anggota saya Dengan di dampingi Teman kita LBH, pagi ini kedatangan kami bertujuan melaporkan lebih dari lima kampung yang ada di kabupaten lampung tengah salah satu diantaranya yang menurut kami penuh dengan Dugaan telah dijadikan bancakan oleh oknum kepala kampung terhadap ADD dan DD lebih kurang sebesar Rp, 2,800.000.000.00 selama tiga tahun berjalan maka lebih dari 45% yang dijadikan Bancakan syarat dengan KKN Oleh Kepala Kampung Rawa Betik Sdra, Tukirun terang sofyan

Selanutnya Sofyan mencontohkan jika kita urai tentunya sangat panjang tapi coba disini saya jelaskan jenis item baik fisik ataupun non fisiknya l secara singkat Yang menjadi laporan kami, yang kami maksud dengan non fisik seperti Bantuan kepada Pemuda Olah raga, dan Karang taruna selama tiga tahun hampir 50jutaan yang benurut keterangan sumber tidak pernah mereka terima, atau di berikan kepada ketua pemuda olah raga, karang taruna , Bidang kesehatan seperti pemberian penambahan Gizi kepada Balita, Ibu hamil, Ibu Menyusui dan Lansia secara keseluruhan menurut sumber tidak pernah diadakan, Pemberian Bantuan kepada Paut/TK milik desa juga Penuh Dengan Mark, up lebih dari 50%, Pengadaan seragam aparatur kampung di Mark, up lebih dari 60% , Bantuan penanggulan bencana itupun tidak dapat kami pantau terlebih kami temukan seperti siapa penerimanya, begitu pula dengan bantuan keagamaan.

Lebih parahnya lagi setiap tahun di anggarkan biaya percetakan baner transparansi publik dan pembiayaan media publikasi hal tersebut selain lebih dari 50℅ Mark, up juga tidak pernah diakan bahkan tahun 2025 sampai saat ini tidak Nampak terpasang baner transparansi publik baik di kantor kampung terlebih lagi ditempat umum lainnya begitu juga dengan bantuan kepada ibu PKK serta anggaran BUMK tidak jelas siapa pengelolanya dan keperuntukkan nya terang Sofyan

Adapun pembangunan fisik selama tiga tahun berjalan secara keseluruhan selain dari asal asalan juga dikerjakan oleh rekanan atau masyarakat yg berasal dari luar kampung rawa betik tentu hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena hak tersebut dilakukan guna mendapat keuntungan pribadi yang lebih besar lagi jelas sofyan

Pembangunan jembatan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025 dibangunkan asal-asalan dan sampai saat ini belum juga selsai, Maka harapan kami dengan adanya permohonan dan laporan ini kepada BPK dan Kejati lampung kami atas nama masyarakat yang sekaligus LSM sangat berharap kepada yang berwajib BPK agar dapat segera mengadakan pemeriksaan bukan hanya pada Pembangunan fisiknya melainkan secara keseluruhan.

Sehingga dari hasil pemeriksaan nya nanti dapat diteruskan kepada pihak kejaksaan guna untuk ditindak lanjuti lebih lanjut selain itu Besar harapan kami kepada BPK RI dan APH secara bersama tidak banyak berharap kepada DPK terlebih lagi menunggu laporan Dari DPK yang ada di setiap kampung dikarenakan DPK Secara keseluruhan tidak ingin tau dan terkesan tutup mata tutup telinga dengan berbagai alasan jika terkai dengan dana desa Jelas sofyan (TIM)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *